Jum’at siang (3 Juni 2010) sambil menunggu bapak pulang shalat jum’at, saya pangku annisa dan berkali-kali saya bisikan bahwa dia pintar, berani dan sudah bisa berjalan. Saya tepuk-tepuk pelan dengkulnya. Lalu saya berdirikan. Dia tersenyum dan berjalan, mungkin jaraknya sekitar 3-4 meter, dan terus mengulangnya.
Ini kali pertama annisa bisa berjalan sendiri tanpa dituntun. Dia kelihatan bahagia sekali.
Takjub sekali saya melihatnya. Saya jadi percaya, bahwa ketika kita selalu membisikan dan mengulang-ulang kata-kata baik kepada anak (siapapun), maka kata-kata baik itu menjelma menjadi tindakan dan kemampuan yang menakjubkan.